Gagak Hitam News
GAGAK HITAM
—   N E W S   —
Memuat

Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Tekankan Program Sekolah Rakyat sebagai Jembatan Memutus Rantai Kemiskinan

Fazlur Rahman
07 Juni 2026
18.25 WIB
9 dibaca
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Tekankan Program Sekolah Rakyat sebagai Jembatan Memutus Rantai Kemiskinan

Tabanan, Bali– Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu (7/6/2026). Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memantau langsung pelaksanaan dua program unggulan pemerintah: Sekolah Rakyat dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Presiden tiba sekitar pukul 11.43 WITA mengenakan safari cokelat khasnya. Ia disambut Menteri Sosial Saifullah Yusuf serta rombongan. Ratusan siswa yang berbaris rapi menyambut dengan yel-yel penuh semangat dan penampilan tarian kecak khas Bali yang energetik. Prabowo tampak gembira, menyapa serta menyalami para siswa satu per satu.

Didampingi Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, Presiden memberikan arahan kepada calon siswa dan orang tua murid mengenai visi besar Program Sekolah Rakyat. Program ini merupakan gagasan langsung Presiden Prabowo untuk memuliakan anak-anak dari keluarga kurang mampu dan miskin ekstrem melalui pendidikan gratis berasrama yang berkualitas tinggi.

Sekolah Rakyat dirancang sebagai sekolah berasrama penuh (full boarding) yang sepenuhnya gratis, mulai dari jenjang SD hingga SMA/SMK. Berbeda dengan program pendidikan umum, Sekolah Rakyat tidak hanya menyediakan pembelajaran akademik sesuai kurikulum nasional, tetapi juga membangun ekosistem pendidikan terpadu.

Program ini merupakan implementasi langsung Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui akses pendidikan yang setara dan inklusif. Hingga Januari 2026, pemerintah telah meresmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi. Targetnya mencapai 500 sekolah hingga 2029, dengan potensi menampung ratusan ribu siswa dari keluarga rentan.

SRMP 17 Tabanan menjadi salah satu wujud nyata program ini di Bali, menampung siswa dari berbagai kabupaten seperti Tabanan, Badung, Denpasar, dan Buleleng. Di sekolah berasrama ini, siswa mendapatkan pendidikan holistik tanpa beban biaya orang tua, sehingga mereka dapat fokus sepenuhnya pada pengembangan diri.

Setelah arahan, Presiden bergabung langsung dengan siswa dan wali murid menikmati makan siang MBG. Menu sederhana namun bergizi disajikan: nasi putih, ayam goreng, tempe berbumbu, dan telur. Suasana makan siang sangat hangat dan kekeluargaan. Presiden duduk bercengkerama santai, mendengarkan cerita siswa dan orang tua, serta berbagi semangat.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menyampaikan kegembiraannya melihat antusiasme tinggi masyarakat. Ia juga memberikan motivasi pribadi kepada siswa, termasuk pesan keteguhan hati menghadapi tantangan.

Kunjungan ini semakin memperkuat komitmen pemerintah dalam mewujudkan pendidikan berkualitas yang inklusif. Melalui Sekolah Rakyat, pemerintah tidak hanya memberi makan, tetapi juga membangun masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak Indonesia dari berbagai latar belakang ekonomi.


Tag

Memuat tag berita...